Yoga Haram ?
Hmmm…. Permasalahan Halal Haram memang banyak mengundang kontroversi…. Apalagi ketika menyangkut ranak aqidah…. Hmmm….. Yoga yang notabene adalah olahraga dengan medium meditasi pun telah dicap haram di negeri jiran Malaysia. Sekarang Indonesia sedang membahas halal atau haramnya olahraga pernapasan ini.
Yoga memang identik dengan salah satu agama tertentu. Memang jika yoga dilakukan tanpa menautkan unsur agama pada setiap gerakannya, sudah pasti lah yoga ini bukan sebuah hal yang haram untuk dilakukan para muslimin sekalian…..
Nah, masalahnya adalah jika dalam melakukan gerakan-gerakan olahraga yoga ini dibarengi dengan ucapan atau mantera yang menganggap ada kekuatan terbesar lain selain dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, maka hal ini akan didefinisikan sebagai sebuah bentuk syirik….
Bagaimanapun isu aqidah adalah sensitif dan yang paling penting untuk ditegakkan… Hmm.. Ini murni pendapat saya sendiri…
Jadi, semua terserah anda sekarang…. Bagaimana menurut anda? Saya yoga, tapi ga pernah pake mantera-mantera.. Hihihi.. So? Lanjut aja kah?
Filed under: Uncategorized | 89 Comments









banyak banget yg pake halal haram sih sekarang ini…
Yoga isa dimakan to? kok tahu haram n halal…?
Mas Anang, kalau Anda percaya dengan Pluralisme, bahwa pencipta alam semseta ini tunggal, bisa dinamakan Allah, Jesus, Buddha, Sang Hyang Widhi atau yg lain, maka tidak ada salahnya mengucapkan mantera apapun dengan menyebut tuhan dengan nama apapun asal hati anda memang tertuju pada yg satu itu.
WYAPI WYAPAKA NIRWIKARA : TUHAN BERADA DI DALAM DAN DI LUAR TUBUH CIPTAANNYA
BRAHMAN ATMAN AIKYAM : BRAHMAN (TUHAN) DAN ATMAN (INTI ROH) ADALAH TUNGGAL
TATWAM ASI : KITA SEMUA ADALAH SAUDARA
Bro Junaedi, saya sependapat dengan anda. Tapi tidak semua orang mau mencoba berpikir kesemestaan seperti ini. Jadi, biarkanlah jika mereka menolak yoga, toh masih banyak jenis olah tubuh lain yang bisa mereka coba. Yang melakoni yoga, mari terus melanjutkannya, untuk mendapatkan badan wadag dan pikiran yang lebih baik…
sudah baca baik2 apa yg diharamkan?
kelo begitu haramkan juga pencak silat di indonesia ini. kan dalam ritualnya ada potong ayam jago yang katanya nanti merefleksikan kejagoan si pesilat. trus ada yang namanya kain mori. kalo bawa itu dianggap lebih hebat.
masalah sensi, balik ke pribadi masing2..
I agree with your opinion… !!!
Jangan niru2 kaum kafir…!!!
yoga emang bermacam2 jenisnya. ada bikram yoga,hatta yoga, dan apalagi saya jg kurang tau. tp yoga yang saya lakukan (hatta yoga) sama sekali ga ada mantra mantra, dan yg syirik2 itu. yoga hatta hanya sebatas peregangan (yg emang mantebb bgt) dan hasilnya badan jd enteng dan ga gampang sakit. ga ada ritual peenyembahan,syirik,dll. selama yg kita lakuin hanya untuk menjaga kesehatan, just go on. kalo saya ga akan pernah berenti, meskipun diharamkan.
beh baru tahu saya yoga diharamkan
Sudah saatnya kita menggali kekayaan negeri sendiri di bidang olahraga…hidup SKJ!!!
Saya agak berbeda pendapat dengan mas Anang ^_^ boleh kan?
Saya tidak bermaksud untuk menjustufikasi mengenai kehalalan/keharamannya, karena saya tidak memiliki kapasitas untuk itu.
saya hanya ingin mengatakan bahwa, sebaiknya kita sebagai muslim tidak melakukan hal itu. mengapa? karena perbuatan tersebut kalau toh tidak diikuti dengan mantera, maka hal tersebut sudah merupakan bentuk penyerupaan terhadap orang-orang kafir.
Sepakbola, basket, bulu tangkis, aerobik, dan mayoritas olahraga lainnya itu asalnya dari negara-negara kafir, diciptakan oleh orang-orang kafir, dan banyak dimainkan oleh orang-orang kafir. Berarti nggak boleh juga ya? Kalau begitu saya tanya: olahraga yang boleh apa? Cuma berenang, memanah, dan menunggang kuda?
gw islam low n gw yoga juga..
Tp Klo mnurut gw mantra tuh ga papa..cma masalah bahasa aja..cba d translate ke bahasa arab,orang cma puji2 ke tuhan aja.. n ucapan rasa sukur,cba klo ditranslate ke bhasa arab..Ya bunyinya Alhamdulillah
tapi yang menurut gw beda n yang harus dperhatikan tuh..di Yoga ada yang nama nya meditasi,n mnurut kpercayaan yogi(orang yang mendalami yoga) ..meditasi itu penyatuan Atman(jiwa ilahi dalam diri) dan Brahman(jiwa ilahi semesta) jadi teorinya ketika bersatu kita jadi sama dengan jiwa tuhan.. ya damai,tenang..ga brubah ..idealnya,ya mungkin sperti mencapai nirvana (maap klo salah) ,klo di isLam yang namanya jiwa n roh manusia jelas-jelas beda zat nya sama Tuhan ..
wah saya sangat setuju dg “ponytail” Bahwa sebenarnya MANTRA” yg dimaksud hanyalah bahasa berbeda pada hakekatnya memiliki makna yg sama. TUHANlah yg selalu di agungkan bukan siapa ataupun apapun.
Udah tahu gak, NAEK HAJI HARAM HUKUMNYA!
Orang kafir banyak yang pakai komputer, jadi kita dilarang pakai komputer ya? Kan gak boleh menyerupai orang kafir. Jadi naek onta aja yuk. Jangan naek bis, KAFIR!
Ngeblog juga KAFIR
Anang ZIONIS
SEMUA KEMBALI KE DIRI KITA MASING2 KALO TUJUANNYA UNTUK KESEHATAN YA GA PA TO….kalo dah campur bumbu bacaan2 agama asal yoga ya sudah barang tentu ga sesuai dong……..
Malaysia,Malaysia. Yang beginianlah diurusin. Yang berguna bagi tubuh dan kesehatan,seperti yoga dilarang-larang.Tapi giliran rokok yang jelas-jelas merusak, ga ada tuh fatwa haram. Indonesia jangan tiru ye. Jangan sembarangan keluarin fatwa.
Hello semua, sebaiknya masalah ini anda pertibangkan dengan “hati nurani” kalo hati nurani bilang gak haram…jalanin aja, sebaliknya kalo hati nurani gak cocok sebaiknya gak deh. Jangan kan yang haram, yg gak haram/halal pun kalo gak sesuai dengan nurani, just say no!!!
Dan kalo boleh teman2 jangan pake istilah “kafir” kecuali anda jelaskan maksudnya…
kami tidak mengenal istilah itu….
Kalo masalah fatwa, sebaiknya MUI ngeluarin fatwa tentang Korupsi, Prostitusi, Premanisme, dll.
Dan perlu diingat “fatwa” hanyalah berupa himbauan, so terserah kita dong…
Yang kasian khan kalau fatwanya gak diindahkan, khan kasian yg bikin fatwa-nya
o..ya, mau tanya apa “kafir” itu artinya tidak percaya dengan Tuhan, ato apa ya..?
penggunaan komputer gimana mas…? bukankah ilmuwan2 yg menciptakan dan mengembangkannya kebanyakan adalah orang2 dari barat (para kafirun) bahkan sampai detik ini…dan ironisnya para jawara2 itu sebagiannya adalah berasal dari kaum yg disebut YAHUDI…..!? terus kapan majunya, kalau sedikit2 diharamkan ? atau ditegaskan sekalian ajalah : ” bahwa segala sesuatu yg bukan berasal dari peradaban/pemikiran islam seharusnya diharamkan (total)”. SEPI DONG……!
Setuju sama si Det.
“masalahnya adalah jika dalam melakukan gerakan-gerakan olahraga yoga ini dibarengi dengan ucapan atau mantera yang menganggap ada kekuatan terbesar lain selain dari Tuhan Yang Maha Esa, maka hal ini akan didefinisikan sebagai sebuah bentuk syirik….”
Wah saya tersinggung nih Cak Anang. Yoga identik dengan Hindu krn berasal dr India, Mantra hindu berisikan pujian2 terhadap kebesaran pencipta (TYME) dlm keyakinan kami disebut Ida Sang Hyang Widhi Wasa (sudah diakuai Pemerintah), bukannya menganggap ada kekuatan terbesar lain selain dari Tuhan Yang Maha Esa…!!
Tuhan telah menciptakan banyak bangsa, banyak peradaban, banyak perbedaan. Kenapa mesti dipertanyakan? Kenapa mesti diseragamkan? Itu kan sama artinya dengan tidak menghargai Tuhan, tidak percaya dengan Tuhan, tidak puas dengan segala yang diciptakan-Nya? Apakah manusia seperti ini bisa disebut sebagai manusia yang bermoral dan beradab? Tuhan menciptakan segala sesuatu pasti ada maksud dan tujuan. Ada suatu yang diluar batas penalaran manusia. Kekuatan itu adalah Tuhan. Sebelum manusia itu berpikir, Tuhan sudah tahu duluan. Tuhan itu maha tahu, maha kuasa. Tuhan itu berada disetiap atom yang paling kecil sekalipun. Udara yang manusia hirup setiap hari adalah ciptaan Tuhan. Jika manusia sudah mulai mencoba-coba mengatur manusia lain dengan alasan haram atau apalah istilahnya yang mengekang kebebasan dalam hidup, sama hal nya dengan mencoba menjadi Tuhan. Setiap agama pasti punya nilai-nilai moral tertentu yang sudah diatur sedemikian rupa bagi umat yang meyakini agama yang dianut. Kenapa mesti menagtur umat lain? (he…he…nyambung nggak yach dengan topik yang dibahas????
)
Jadi menurut saya, saya sependapat dengan teman-teman yang tidak setuju dengan istilah mengharamkan Yoga dengan alasan masing-masing. Yoga sudah ada jauh sebelum ajaran Islam itu ada. Yoga bukan ajaran untuk berperang dengan manusia lain. Yoga hanya ajaran untuk lebih mengenal diri sendiri, mengajarkan kesadaran yang tinggi, dan penyatuan diri dengan sang Pencipta. Yoga mengajarkan pengendalian emosi dan tubuh. Tapi terus terang, saya bukan seorang Yogi. Hanya orang yg prihatin melihat kemunduran-kemunduran moral manusia yang mengurusi urusan yang tidak perlu.
Pokoknya yang jelas, jangan menghimbau manusia mengekang manusia lainnya. Sangat tidak beradab. Primitif banget.
Saya ketawa baca tulisan diatas yang mengatakan : (maaf, saya ijin komandan utk copy paste posting nya)
“saya hanya ingin mengatakan bahwa, sebaiknya kita sebagai muslim tidak melakukan hal itu. mengapa? karena perbuatan tersebut kalau toh tidak diikuti dengan mantera, maka hal tersebut sudah merupakan bentuk penyerupaan terhadap orang-orang kafir.”
Ada benarnya juga sanggahan ini :
“Sepakbola, basket, bulu tangkis, aerobik, dan mayoritas olahraga lainnya itu asalnya dari negara-negara kafir, diciptakan oleh orang-orang kafir, dan banyak dimainkan oleh orang-orang kafir. Berarti nggak boleh juga ya? Kalau begitu saya tanya: olahraga yang boleh apa? Cuma berenang, memanah, dan menunggang kuda? ”
Memang kalo dipikir dengan lebih seksama dan mendalam, apa sih yang didunia ini yang bukan dari kaum yang disebut dengan “Kafir”. Makanan yang berlabel halal (atau apalah yang dihalalkan) tetap mengandung unsur-unsur dari kaum “Kafir”. Dan yang lebih bikin saya ketawa adalah :
“Udah tahu gak, NAEK HAJI HARAM HUKUMNYA!” hua..ha…ha…kalo dipikir dengan cara yang paling goblok pun kayaknya bener…he…he…he…pesawat yang dipakai kesana khan buatan orang Kafir. Apa iya ke sana mau jalan kaki ama berenang??
Jadi saya ingin tahu apa saja penemuan, hasil ciptaan yang telah dibuat oleh kaum yang bukan Kafir?? Sepertinya dengan menyebut Kafir itu merendahkan sekali harkat dan martabat manusia lainnya..yang jelas -jelas dan tidak terbantahkan adalah ciptaan Tuhan. Jika orang kafir memang manusia buangan yang dikutuk Tuhan, kenapa mesti capek-capek menciptakannya? Pencet tombol aja, Blessss….ilang deh manusia kafir. Tuhan kan maha kuasa. Tapi tidakkan?? Itu suatu bukti yang tidak terbantahkan lagi..bahwa seluruh umat manusia yang ada dimuka bumi ini adalah sama kedudukan dan derajatnya. Manusia itu sendiri yang mengkotak-kotakkan mana yang disayang Tuhan, dan mana yang dibenci Tuhan dengan berbagai ancaman hukuman setelah mati. Ironis.
Coba deh lebih berpikir dan berwawasan luas, sejatinyanya keseragaman absolut hanya membuat pengekangan. Coba tanam bunga di halaman rumah dengan mawar merah semua? tanpa menanam jenis bunya laen. Tanya ama diri sendiri, sejukkah pemandangan itu? Coba maen musik dengan drum semua, apakah enak didengar? Butuh sesuatu yang laen untuk menghiasi dan melengkapi lainnya. Itu yang namanya keserasian. He..he..he..kayak dosen aja…emeng-emeng ada yang ngerti ndak yach?????? hi..hi..hi…
emang kalo ga pake mantra ga bisa konsen yach??
Masalah mantra bisa dianonimkan seperti kita belajar karate: dimana ada istilah-istilah, cundan cukik (pukulan ke dada) yodan cukik ( pukulan ke atas), diame ( istirahat), nah istilah-istilah itu khan bahasa jepang…karena karate asalnya dari jepang.
Kalo yoga asalhnay dari india, wajar dong pake bahasa sanskerta. Apa enak kalo istilah2 jepang itu kita ganti ke indonesia..? bisa sih bisa..tapi gak sreg khan..?
Yg perlu ditegaskan adalah,kita ini hanya berbeda bahasa tetapi arti/makssudnya sama; contoh:
saya/I/inyong/gue/icang/aye/ = beda2 bahasanya tapi artinya satu.
he..he…nyambung gak sih…??
Sekali lagi aku tanya, ” kafir” itu apa sih..?
Kafir itu kondisi ekonomi yang sulit sehingga untuk makan sehari-hari saja sulit.
Eh, salah deh itu kan fakir. Sori…
Yoga itu sama saja dengan olah raga sambil mengatur irama nafas. tujuannya untuk kesehatan lahir batin. Perguruan Silat Merpati Putih dalam latihannya (Pengolahan) juga menggunakan bentuk-bentuk yoga dan mengatur nafas TANPA MANTRA. bagaimana apakah Merpati Putih perlu di haramkan?. Kayaknya satu-persatu warisan budaya nenek moyang yang bernilai dan bermanfaat akan dimusnahkan. SELAMAT!!!!! Besok Karate HARAM karena dari jepang!!!, Sepak bola HARAM….jangan ke Amerika…jangan ke Bali MATI AJA LOOO!!!!
Anda smsan, nelp pake Made In Kafir & penyedia layanannya pun kafir, kerja numpang angkot, naik motor buatan Kafir, yg bantu tsunami aceh & gempa jogja jg dr negri Kafir. Yg dari Arab cuma dapet siksaan TKW saja…
untuk pencerahan, bisa klik link ini
http://www.aumkar.org/eng/?p=95
ATO BISA SIMAK INI JUGA:
ANAKU
YA, YOGA MEMANG HARAM
YOGA MENGAJARKAN PENYATUAN AKU DENGAN ENGKAU
YOGA ADALAH PENYATUAN ANTARA ATMAN DAN BRAHMAN
MEREKA
MENGAJARKAN KETERPISAHAN
YA, JELAS YOGA HARAM
ANAKU,
YOGA MENGAJARKAN HARMONISASI
YOGA MENGAJARKAN KESEIMBANGAN
YOGA MENGAJARKAN WELAS ASIH
MEREKA
MENGAJARKAN DISHARMONISASI
MENGAJARKAN KETIDAKSEIMBANGAN
MEREKA BERDASARKAN KETAKUTAN
YA JELAS YOGA ITU HARAM
tak dukung kamu anangmu sendiri…
Kafir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Eh, salah lagi. Itu kan fakir!
Itu pasal berapa ya Mbah Slamet? Lupa nih….? Kafir ada pasalnya ga ya….?
Malesia juga mengharamkan rokok katanya. Rokok merusak kesehatan , yoga menyehatkan. Kalo mau mengharamkan yoga ya haramkan dulu rokok.
baca saja Al qur’an yg menyatakan bahwa Tuhan lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya sendiri.
Jadi menurut saya dasar semua agama itu sama. Penyatuan diri dengan Tuhan. Kuncinya ada dalam diri kita. It is all within you.
Menurut saya yoga is OK.
MUI? jangan supresif dong.
Mending Aerobic dong kalo gitu, hehehehe
Senam poco2 ato senam SKJ aja broo…
SO, KITA SEMUA SEPAKAT KALO “YOGA” GAK HARAM KHAN..?
Sepakat broo…
Gimana yaks
Saya kalo Yoga biasa ketiduran sih
Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail
Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak
merokok,
Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,
Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang
tak merokok,
Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,
Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula
merokok,
Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,
Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,
Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,
Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orangbergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,
Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin
paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,
Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,
Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,
Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya, pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,
Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,
Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,
Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,
Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?
Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.
Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?
Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.
Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,
Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar
perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang
kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,
Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati
karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,
Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,
Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,
Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.
sabar…sabar…. jangan sampai keluar emosinya hanya membahas persoalan ‘kecil’ samacm ini. uda jelas jika memang apa unsur syirik didalamnya, maka sangat jelas bin gamblang bahwa yoga itu ‘haram’ hukumnya bagi muslim. Terserah bagi yang non muslim; boleh kok jalan terus…
tapi kalau pun tidak ada unsur syirik.. itu juga termasuk meniru-meniru kebiasaan ‘luar’ yang disarankan dalam sunnah tidak dilakukan. Jadi pilih amanya saja, kalau mau bugar dan sehat, mending aerobic, senam, apa jogging … mudah bukan???
sajak yang menyentuh hati dan langsung menusuk ke dalam sanubari. adakah manusia-manusia di Indonesia yang mempunyai hati nurani?
Saya tertawa membaca tulisan yang saya dapatkan di :http://www.tempointeraktif.com/hg/carianginKT/2008/11/30/krn.20081130.149599.id.html
note: bpk /ibu yang punya tulisan ini, maaf saya copy paste di forum ini yach. makasi.
Yoga
Minggu, 30 November 2008 | 00:35 WIB
Toriq Hadad
Empat yogi (pelaku yoga) melakukan meditasi di dalam gua dan berjanji tak saling bicara sepatah kata pun selama seminggu. Hari pertama lancar. Mereka bertahan dalam sunyi. Tapi kabut turun di malam berikut. Angin berembus kencang, menerpa satu-satunya lilin yang dipasang, apinya mendadak mengecil.
“Waduh, lilinnya hampir mati,” yogi pertama keprucut bicara.
“Eh, kamu seharusnya tak bicara,” yogi kedua menimpali.
“Kenapa sih kalian berdua berisik sekali,” ujar yogi ketiga.
Sepi sebentar. “Nah, benar kan, sayalah satu-satunya yang bertahan tidak bicara apa-apa.” Itu suara yogi keempat.
Guyonan itu saya lontarkan dalam rapat kantor ketika membahas soal yoga. Niat saya menurunkan ketegangan. Maklum, pro dan kontra sempat memicu debat panas. Akhirnya rapat selesai. Hasilnya mengejutkan: aktivitas yoga dibekukan di kantor kami. Ada protes. Tapi keputusan manajemen bulat, karyawan mesti berhenti latihan. Tak ada tawar-menawar.
Malam itu saya pulang larut. Tumben, istri saya belum tidur. Rupanya sengaja menunggu saya.
“Pak, apa benar yoga dilarang di Tempo? Kok, kantormu kolot amat sih. Katanya media terkemuka, kok mikirnya terbelakang. Yoga itu sehat dan nggak ada urusannya dengan agama. Kalau karyawan sehat, biaya kesehatan akan turun,” katanya memberondong.
Walau tensi terasa mendadak naik, saya berusaha kalem. Pasti ini gara-gara istri baru chatting di Facebook dengan orang-orang Tempo. Saya buka kulkas, maksudnya mau minum air es supaya kepala tetap dingin. Eh, rupanya dikira cuek. Jadi dia terus bicara. “Aku dulu ikut yoga. Banyak orang Islam ikut. Nggak ada masalah, nggak ada yang masuk Hindu. Kalau datang guru yang India, dia memang baca mantra, tapi anggap aja lebah mendengung karena nggak jelas juga bunyinya. Yang bukan Hindu bebas baca apa saja, yang penting konsentrasi. Jadi apa-apaan tuh majelis ulama melarang,” begitu pidato istri saya.
Kali ini saya cepat bereaksi. “Majelis Ulama Malaysia, jangan salah sebut, Bu.”
Saya coba jelaskan. “Begini pertimbangannya, yoga itu pesertanya….” Kalimat saya belum genap, diserobot lagi.
“Kenapa peserta yoga itu? Rusak imannya, begitu? Susah dong. Nanti berenang dilarang karena buka aurat di muka umum. Perempuan main voli disangka pamer keindahan badan. Sekalian aja larang tuh binaraga karena tubuh berotot yang berkilat-kilat bisa membangkitkan gairah perempuan. Repot juga kalau semua tidak dilihat dalam konteksnya. Maunya apa sih majelis ulama itu?”
Saya tersengat. “Sekali lagi, Bu, itu Majelis Ulama Malaysia. Kalau mau pakai singkatan, sebut MUM, biar nggak salah,” ujar saya sengit.
Istri saya lebih sengit lagi. “Oh, jadi ini oleh-oleh Bapak pergi ke Malaysia tempo hari. Ibu perhatikan, sejak pulang dari sana, Bapak pelihara jenggot. Bapak jadi aneh, padahal dulu bilang nggak pantes, kayak embek.”
“Lo kok jenggot Bapak dibawa-bawa. Kita kan bicara yoga. Jangan ke mana-mana, nanti banyak yang tersinggung, terus kirim somasi ke Ibu, kan repot,” saya menyanggah.
Dasar istri wartawan, dia terus saja bicara. “Nah, Ibu tahu, rupanya, dengan melarang yoga, Bapak mau Ibu tidak jadi pergi ke Bali. Kalau itu yang Bapak pikir, percuma, Pak. Ibu tetap mau terbang ke Bali, tetap mau ikut festival yoga sedunia Maret nanti. Kapan lagi lihat seribu yogi dan yogini kelas dunia berkumpul. “Jadul” banget sih gini hari melarang yoga,” katanya bersungut-sungut. Dia terus pergi, masuk kamar.
Saya bengong di meja makan. Padahal di kantor yoga disetop gara-gara pesertanya susut terus, tinggal Putut dan Elvi. Di meja itu, saya melihat formulir yang baru diisi istri saya. Kop formulir itu: Rumah Yoga “Rindu Bugar” Pamulang Permai.
Eh, dah tau gak, kalo “GOLPUT” juga dah diharam-kan loh…
http://abahzacky.wordpress.com/2008/07/24/golput-haram/
ya kalo tujuannya ukan untuk olahraga ya namanya syirik…
tapi klo untuk olahraga mah gk pa2…
enjoy2 aja…
oh ya Mas.. baru tau klo mas anang punya blog doi wordpress….????
Bisa artikan “syirik” itu apa..?
Salam. Saya dari Malaysia. Kita kena baca betul-betul fatwa tersebut. Baru boleh komen. Pihak kerajaan pula mestilah beri penerangan/informasi secukupnya
*singgah blog saya khairudinabdulrahman.blogspot.com
yoga haram ??? duh, kayana kalo sampu MUI mengeluarkan fatwa seperti itu, sepertinya sudah terlalu jauh. MUI tidak sepantasnya mengeluarkan fatwa yang mengatakan jika ajaran suatu agama adalah hal yg haram. Ngajak perang itu namanya. Sekarang dibalik deh… kalo suatu ajarana agama Islam dicap sebagai sesuatu yang “haram” oleh umat agama lain, apa ga ngamuk2 tu model2 FPI itu???
Haram, konotasi katanya sangat negatif. Yoga, ajaran Hindu yang bahkan para ulama MUI mungkin tidak memahami dengan baik apa itu Yoga. Tidak sepantasnya lembaga agama memberi cap yang se negatif itu pada satu ajaran agama lainnya. Udah diluar batas.
Seharusnya, kalo ga suka ga usah dijalanin… jangan pake kasi2 cap haram begitu. Ingat semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Saya pikir rencana MUI utk meng-haram-kan “Yoga” hanya sebatas wacana aja.
so gak usah kita berpusing-pusing lagi berdebat tentang ini.
Nah nanto kalo MUI benar-benar melakukan itu, barulah kita secara gencar
memprotesnya. SETUJUUUU..?
Yoga memang bermanfaat…. Haram kenapa? Ya, jika dilakukan dengan menyebut Tuhan selain Tuhan-nya orang Islam, Allah SWT, yang artinya mengganggap ada kekuatan lain selain kekuatan Dia Yang Maha Kuasa…. Semua serba sensitif memang kalau sudah menyangkut masalah Aqidah Islam… Entahlah… Yang penting saya yoga tapi tidak pake mantera….
orang islam bicara : “Yoga Haram!!!!”
gini aja mas… anang yang tercinta.. klo seandanya orang non muslim bicara kitab anda haram, apa pendapat anda????
masalahnya Yoga adalah salah satu ajaran mulia kitab suci Hindu…. apakah anda tidak merasa menghina HINDU ???? dimana hati nurani anda???
anda hidup kok bisa dibodohi / di batasi ama bahasa ya??? aneh… baru bahasa sansekerta anda bilang menduakan TUHAN??? klo make bahasa Arab baru memulyakan TUHAN…, trus klo pake bahasa ibu (Indonesia) apakah haram juga?????? brarti sempit banget ajaran anda klo menggap TUHAN hanya mengerti bahasa ARAB… percuma dung di kitab anda menyebutkan Allah maha besar, maha tidak terbatas, maha maha dan maha…. klo beliau hanya mengenal BAHASA ARAB…. (sempit sekali pemikiran anda) saya dulu kagum sama blog anda yg banyak ilmu, banyak ide kretif, tapi sayang dari sini pikiran anda sudah sangat sempit…. anda orang Indonesia…. budaya anda budaya Timur… bukan budaya Arab Boz….. kita multi Suku, agama, dan ras…
so…. Ingat boz walaupun weda bahasanya mantra(sansekerta) disana tu sama artinya memuja TUHAN….. bagi saya TUHAN = ALLAH = SANG HYANG WIDHI = GUSTI ALLAH = GOD = … (banyak lagi) “Hanya orang yang pikirannya sempitlah yang menyempitkan arti TUHAN).
* Yoga — > Haram ?
* Babi —-> Haram ?
* Anjing —– > Najis ?
* Poligami —-> Halal ?
* Menikahi gadis muda —-> Halal ?
* Meniduri puluhan santri —–> Halal ?
* Ngebom —–> Halal (masuk sorga) ?
* Ngobrak-ngabrik milik orang —-> perintah Tuhan ?
* mas anang pake blog orang kafir —–> halal??? ga usah ngeblog aja mas
pake celana 3/4, dahinya isi arang, jenggotnya dipelihara, ga usah belajar komputer, jangan naik pesawat, klo punya laptop kasi saya aja ya!, ga usah pake celana jean, ga usah buka internet klo punya modem HSDPA kasi saya juga (iklas kok), trus poligami aja….. HALLLAAAAAAAAAAAAALLLLLLLLLL
saya juga mau klo hidup gitu dibilang halal semua….. sorga dunia wi dah…. (buset saya hanya bisa leng geleng geleng geleng, guk anguk anguk…. melihat kalian sibuk dengan HARAM GA HARAM HARAM HALAL)
kok ciptaan TUHAN / ALLAH / SANG HYANG WIDHI/ GOD dibilang Haram apa ga marah TUHAN tu….. ??????
Wahai anaku : bagaimanapun caramu memuja-Ku, Aku terima sesuai karma mu…. (jadi itu baru Tuhan yang tak terbatas, adil bozzz)
Buka blognya mas ANANG haram —> karena asalnya dari orang kafir, n pake bahasa indonesia, So jangan dibaca lagi bagi orang-orang yang sama otaknya dengan mas ANANG
satu lagi , mumpung mas ANANG dari surabaya, klo menurut mas DOLI halal ga???
hallo mas anag, karena kita hidup di Indonesia dengan fluralismenya mungkin anda perlu lebih “flural” sehingga istilah-istilah yang anda pakai dan tidak terlalu ego sentris. seperti “haram”, “halal”, “kafir”, nama tuhan hanya “allah” Contoh: Liat aja dari sebutan “allah”=tuhan, itu khan bahasa arab. benar kata mas dwi, apa tuhan hanya ngerti bahasa arab..??karena agama islam turunnya di arab makanya pake bahasa arab, coba kalo turunnya di Indonesia, lain lagi bahasanya toh…..Dan asal tau aja di Hindu Tuhan dikenal sebagai;
- Brahman
- Ida sang hyang widhi
- Sang hyang murbeng dumadi
- Siwa
- dll
sama juga dengan mas anang, mungkin dikenal dengan nama lain oleh temen, kerabat , tetapi orangnya khan satu yaitu mas anang.
setuju banget yoga HARAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAM
GOBLOK kalo ngomong itu halal,
Tuhan yang paling banyak namanya itu ALLAh, kalo gak tahu jangan ngomong dong, lu punya temen muslim gak, kalo punya pinjem tuh Al-Quran disana ada yang namanya ASMAUL HUSNA disitu ada 99 nama Tuhannya umat islam.
kalo produk buatan orang kafir juga bisa dibilang haram dan halal. halal karena lebih memberi manfaat pada kita. haram karena lebih membawa kerugian pada kita. kalo yoga mas????????????
itu beda lagi. kan telah disebutkan yoga telah ada sebelum islam ada, nah disitu kesalahannya, justru sebelum islam ada telah disebut jaman “jahilliyah” yang artinya jaman kegelapan/kebodohan. masa kita ikut ikutan ma orang2 BODOH
wah tuhan umat hindu ada yang sekolah juga tow ???? tuch masak nama tuhannya “siswa” ?!
hello hamba allah,,….semoga anda memang hamba allah yang taat bukan yg murtat!
“siswa” maksud loh..? baca yg bener dong…baca aja gak bisa gimana nulisnya
Trus saudara sona, anda khan tanya klo product dari oarng kafir yg bermanfaat itu halal, trus..yoga ruginya apa..?secara tak sadar anda telah bilang kalo yoga itu halal. LOL
Anda yg harus baca2 lagi..masak jaman jahiliyah jaman sebelum islam..?
katanya islam udah ada sejak jaman adam…mana korelasinya..? jadi jaman jahiliyah itu ada pada jaman islam ( kalo versi islam ada sejak adam), lalu nabi muhammad menjadi utusan allah utk meluruskan penyimpangan2 pada jaman jahilliyah itu.
Ok masalah ASMAUL HUSNA, khan tuhan hanya punya nama 99 bukan banyak….
dan secara tak langsung kalo anda setuju kalo sebenarnya tuhan itu tidak hanya punya satu nama “allah” toh….kalo di islam aja begitu…demikian pula di hindu…
tuhan hanya satu tapi orang bijak meyebutkannya dengan banyak nama……..
setuju bli made…. “Tuhan hanya satu tapi orang bijak meyebutkannya dengan banyak nama” memang bener, kembali lagi hanya orang sempit mikirnya Tuhan dia adalah tuhan yang terbenar…. padahal itu cuma sebutan…
misal :
- bahasa indonesia tercinta : TUHAN
- bahasa inggris : GOD
- bahasa arab : Allah
- bahasa bali : Ida Sang Hyang Widhi (yg paling umum)
- bahasa weda : OM (Klasik)
- banyak lagi brot…..
Buat om/tante sona
aku banyak punya temen muslim (tapi ga kolot, ga fanatik kyk kamu, mulai dari yg muda ampek ya tua, bahkan aku hidup di lingkungan mayoritas muslim) aku sedikit tau tentang ajaran muslim dan aku bisa menerima dengan akal sehat tanpa pernah bilang Al-Quran itu haram, klo kamu bilang Al-Quran itu punya 99 nama untuk Tuhan jangan sombong dulu ya!!!! sebelum baca kitab agama lain, misal kitab Weda punya klo ga salah 33.000 nama sebutan untuk TUHAN….. you know????? mungkin 99 nama di Al-Quran klo diartikan sudah ada dalam kitab weda…. is’t real bozz………… so… Injil juga seperti itu, maka pake kacamata orang lain dulu boz, sebelum bicara jangan pake kaca mata kuda pandangannya mentok lurus terus ga liat kanan kiri, nyuruh orang belajar Al-Quran tapi bilangin kitab orang lain Haram???? apakah itu benar????? tanya hati nurani dunk jangan dibutakan sama kefanatikan mu…. asal kamu tau…. aku tidak menutup diri sama yang namanya belajar agama orang lain asal agama itu membawa kedamaian… aku tidak mau bilang agama ku yang terbaik terbenar…. (injil, al-quran, weda, tripitaka, kitabnya kejawen klo ada aku baca…. biar tau kebenaran yang hakiki….) biar bisa jadi orang ga fanatik…. jgn dibutakan sama negara lain boz…. yg postif pake… yang negatif buang…. masak poligami halal, dijaman globalisasi ini????? masak ngebom orang dapet 72 bidadari virgin???? masak ngawinin bocah dapet sorga????? real sedikit dunk pola pikirnya….. Tuhan sudah membekali kita dengan hati nurani (kitab yang tersuci dalam tubuh kita) ga usah cari jauh-jauh… so paham ga??? mau lepas kaca mata kudanya ga???? mau make kaca mataku ga???? biar agak ngerti dikit lah tentang ajaran agama lain, tidak perlu murthad cuma baca aja…. jelajahi semua agama, tapi pake hanya salah satu buat menjalani kehidupan biasa…. aku yakin kmu ga akan fanatik lagi seperti sekarang,…..
tapi 1 hal yg aku setuju…. sama pendapatmu… tentang pernyataan nama Tuhan ada 99 itu berarti kmu sudah mengakui 1 tuhan dengan banyak nama, seperti pada agama lain hindu, budha, kristen, yahudi, kejawen, dll…
so apa salahnya belajar YOGA????? kan sehat….. ya kan….. atu klo ga mau yoga masih banyak alternatif lain produk lokal SKJ, Pencak silat, bambu kuning, kasti, masih ada banyak aku lupa wkakaakakakakakk…. vis n love…
semoga indonesia dijauhkan dari org-org yang fanatik…. AMIN………..
buat mas mbak tante om Hamba Allah…. siswa??????? yang ada Siwa….. lagian apa salahnya sih sebuah nama…. n klo dipikir pikir mending sekolah dari pada ga sekolah… kerjanya ngurusin orang lain, kerjanya cuma bikin fatwa haram, kerjanya ngebom orang, kerjanya ngawinin orang….. opo meneh yo….. ????
Siwa pun masuk kategori dewa, klo kmu ga mengakui adanya dewa aku padan kan aja sama malaikat….. percaya kan sekarang, ada malaikat pencabut nyawa ada juga dewa pencabut nyawa, ada 2 malaikat yang mengikuti manusia mencatat baik buruknya perbuatan manusia, itu juga ada…. sama kan…..
ingat Hindu bukan politheisme tapi monotheisme (mengakui satu tuhan dengan banyak dewa sebagai manispestasi tuhan)
islam juga monotheisme kan (mengakui satu tuhan dengan banyak malaikat) bener ga ???? sama kan ga ada bedanya??? cuma beda penyebutannya……
klo kmu hamba allah aku juga hamba allah, hamba tuhan, hamba Hyang Widhi, hamba budha, hamba yesus, hamba yahui…. sama aja kan…
tante sona tipe orang yg ga bs ngargain peradaban terdahulu sebelum lahirnya islam…… padahal ga ngerasa ya tante klo tante ada di dunia ni karena leluhur tante yg dulu….. apa tante rasa tante ada didunia ini tinggal di klik ma Tuhan lgs jadi orang gede tanpa ibu n bapak….. tanpa kakek tanpa buyut tanpa…. klo tante blg yg dulu bodoh apa bedanya tante sekarang?????? sekali-kali coba yoga tante biar pikiran tante di refresh ulang atau di format dulu biar ga kyk skrg….. lebih baik kayaknya setan dari pada tante. asal tante tau sebelum tante nyurh baja Al-Quran gue udah baca….. tapi ga masuk-masuk ke otak gue karena bahasanya arab gue ga ngerti ma bahasa arab….. ngertinya ma bahasa tercinta Indonesia, tapi yg udah diterjemahkan gue juga udah baca dikit-dikit asl tau aja deh….. Ga ada salahnya kan???????
“Nah, masalahnya adalah jika dalam melakukan gerakan-gerakan olahraga yoga ini dibarengi dengan ucapan atau mantera yang menganggap ada kekuatan terbesar lain selain dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, maka hal ini akan didefinisikan sebagai sebuah bentuk syirik….”
Dasar orang kolot. Otak arab. Emangnya hanya dengan bahasa arab kita bisa menyebut Tuhan. Anang goblok. Islam itu universal. Tuhan itu tidak hanya bisa basa arab, goblok!!!
Saya orang islam tapi tidak kolot seperti anda dan jutaan orang2 arab-minded di indonesia. Semakin fanatik seseorang, semakin terlihat kebodohannya.
setuju ma triaji, seandainya semua orang islam di indonesia seperti triaji aman dah indonesia…. ilove indonesia termasuk semua yg ada di dlmnya (islam, kristen, hindu, budha, kejawen, n aliran ynng ga fanatik bisa nrima perbedaan) vis n love….
buat mas anang “lepas kaca mata kuda anda deh pake kaca mata orang lain biar tambah ganteng”…..
Tuhan itu milik semua orang.. bukan cuma milik orang islam..
Dia yang menciptakan semua orang.. bukan cuma orang islam..
Kayaknya orang bodoh juga tau deh tentang ini.
Kalo anda gak sadar masalah sepele kayak gini, brarti anda malah lebih bodoh dari orang bodoh dong. Hoi buka pikiran dong. Malu-maluin islam aja.
daripada ribut soal halal dan haram, kembali ke diri kita masing2 aja, kalo menurut kita haram ya jgn dilakuin kalo menurut kita halal silahkan dilakuin. Nurut saya pribadi keyakinan kita prioritaskan ke dalam diri kita sendiri aja, gak perlu diungkit2 secara gamblang kalo kita sendiri belum paham dan mengerti apalagi sampai menjelek2an agama orang lain. Berpikir lebih sehat dan beriman aja, kalo kita menjelek2an agama orang lain sama aja kita mencoreng agama kita sendiri.
Sudah hentikan berpolemik dan beropini, hidup rukun dan damai kan lebih enak, saling menghormati dan bertoleransi antar umat beragama saya kira itu lebih indah.
Falsafah jari, ketika kita menunjuk orang lain, 1 jari ke arah orang lain dan 4 jari ke arah kita. kecuali emang jarinya yg 4 udah putus tinggal 1 jari aja falsafah ini tidak berlaku ^_^
Love & peace for all.
bye for now…Thanks utk temen2 semua en sorry kalo ada yg tidak berkenan di hati.
Om Shanti Shanti Shanti Om
Setuju buanget tuh ama Made, Dwi dan rekan-rekan lain yang berwawasan luas. Saya angkat topi buat kalian semua. Cetek juga tuh pemikiran yang menyebutkan segala yang menguntungkan “halal” dan yang merugikan itu”haram”. Terus rasa keadilan itu dimana? Kalo pemikiran itu dimiliki hampir 50% jumlah penduduk di Indonesia saja (apa sudah kali yach?)…weleh–weleh….enak bener. Kalo gue untung..itu halal…kalo gue rugi…itu haram…hi..hi..hi..pemikiran anak-anak di Play Group.
Rekan-rekan semua semua, anggap aja mereka yang berpikiran kolot,sempit dan cetek itu seperti pribahasa “meludah keatas”. Cari sendiri artinya yach…he…he..he…
pis n lope aja deh… kita punya filsafah pancasila, merangkul semua agama n kepercayaan di indonesia tercinta udah lebih dari cukup… jgn kebawa pengaruh negeri seberang… biar ga hancur di dalam…
semoga semua dalam keadaan damai, damai di hati, damai di bumi, damai semuanya…
Akur !!
Dear all
Saya mengajak anda untuk memetakan cara berpikir . Ada Guru dunia yang sangat besar dengan kalimat yang sangat hebat ” Apapun trandisi, agama , keyakinan , kepercayaan yang kita jalankan hendaklah diuji lebih dulu sebelum kita jalankan lebih lanjut apakah membawa kemajuan atau tidak ”
Beliau ini telah membebaskan manusia agar tubuh kita tidak dipenjarakan , Bebas mengepresikan emosi , bebas dari keyakinan yang memenjarakan pikiran , bebas menikmati indahnya spiritual . Tubuh, emosi , pikiran , spirit adalah milik kita. Siapun tidak boleh memenjarakannya.
Alam yang amat sempurna ini telah melahirkan kita sebagai manusia dengan membawa empat tubuh yakni , Badan pisik , badan Emosi , Badan Pikiran dan Badan Roh ( atau spirit )
Manusia dilengkapi dengan software yang sangat hebat yakni pikiran alam bawah sadar dan pikiran sadar .
Pikiran sadar atau kesadaran akan melakukan perubahan – perubahan untuk melakukan penyempurnaan pada empat badan tadi .
Kesadaran akan mencarikan makanan begisi untuk memelihara badan. Kesadaran membuat permainan atau hiburan untuk kenyamanan emosi , Kesadaran akan mengembangkan pikiran dengan merekam semua pengalaman sehingga menjadi ilmu pengetahuan . Kesadaran juga mencarikan jalan keluar agar manusia dapat menggunakan tubuh roh / spirit.
Jika kita membatasi pikiran hanya dengan konsep yes dan no saja ,anda akan tidak dapat menikmati teknologi yang canggih ini . Jika kita membatasi emosi kita tidak dapat menikmati karya seni yang begitu hebat . Yoga adalah salah satu cara menikmati alam melalui spirit .
Yoga merupakan karya manusia yang sangat jenius pikiran dan spiritual dan ada sebelum agama – agama ada bukan dilempar oleh Tuhan dari langit ke tujuh . Yoga bukan agama tetapi penemuan teknik menggunakan tubuh spiritual .Agama adalah turunan dari yoga yang diembeli dengan beban – beban ekonomi , kekuasaan dll.
Kita tidak semestinya terpenjara oleh pendapat seseorang ratusan tahun yang lalu dan menghina kekuatan yang telah kita miliki. Kita mampu memandu diri sendiri dengan kesadaran sendiri .
oke
Golput juga haram, kata HNW
salam kenal buat kawan2 yg ada di blog ini.
Salam kenal buat teman-teman yang ada di blog ini
Proses pembicaraan ttg Yoga haram or tidak di MUI jelas menunjukan, para pejabat MUI (tidak semua Muslism) adalaha manusia kuper: kurang baca, kurang pengetahuan dan kurang pergaulan. Sudah sifatnya manusia kuper umumnya begitu. agar tidak kuper yang akibatnya menghakimi, satu satunya cara ya: belajar banyak, dan bergaul banyak. yang jadi masalah adalah para pejabat/tokoh rohani kita justru manusia kuper (di gereja katolik juga bayak) kebetulan saya katolik. Jadi orang kuper ples feodal sebaiknya jadi penonton aja jangan jadi penentu aturan. Seperti kyai kuper/kaku, pator/romo feodal/kuper. saya muak dengan model manusia O`ON seperti itu.
MUI baru saja keluarin fatwa hasil dari pertemuan di Sumatera Barat. Soal yoga juga ada di situ. Tapi satu lagi yang yang berpotensi bikin heboh sebentar lagi: Valentine…! Kita tunggu aksi2 MUI selanjutnya….!
Salam kenal semuanya

Wah barusan mau ikutan yoga tapi da baca tentang yoga haram. Lucu banget deh. baca sampe geleng-geleng kepala.
Sebenernya haram atau halal itu kan ciptaan manusia sendiri. Emangnya pernah Tuhan mengatakan yang ini haram, yang itu halal? Bagaimana cara Tuhan mengatakannya? Apakah dengan mimpi? Apakah dengan merasuki orang lain lalu bicara di depan umum? Atau bagaimana? Saya pun bingung
Sebenernya semua agama kalau di pikir-pikir ujung2nya itu sangat tidak logis/tidak masuk diakal. Tapi tentunya walaupun tidak logis, tetep kita sama-sama percaya adanya Tuhan dan mencoba menghargai semua agama. Karena agama pada awalnya adalah buatan manusia yang mencoba untuk mendekati Tuhan. jadi yah sebenernya halal dan haram itu kan hanya dari manusia saja…
Yoga kenapa harus diharamkan? Menurut saya yoga bagus kok untuk kesehatan..
Kenapa harus yoga kenapa tidak olahraga lain? KARENA semua olahraga mempunyai spesifik kesehatan lain-lain. Contohnya yoga dapat memberikan ketenangan karena ada unsur meditasi, nah apakah lari bisa juga unsur ketenangan? Kan tidak kan? Jadi setiap olahraga mempunyai keuntungan masing-masing. Hanya saja pilihannya itu terserah pada diri kita masing-masing. Sama juga dengan agama… agama adalah pilihan kita masing-masing, jadi tidak perlu mencaci maki agama orang lain. Toh kalau mencaci agama lain, apakah ada bukti kalau agama yang kita anut 100% benar? Kalau bisa, mengapa di dunia ini agamanya di bagi-bagi? Kenapa tidak cuma 1 ?
Peace All….
for all of you bro…
ssstt…kalo yoga haram,brarti maen,tinggal,cari duit,cari makan ke bali is haram dongs…horee..bali makin “peace” like in heaven..realy realy realy bro..
tidak mudah menerima yoga, karena yoga mengajarkan pengendalian tubuh dan fikiran.
sdgkan fikiran kita sudah terbiasa dengan hawa nafsu. Setelah mendengar Brahmacharya dan Vairagya misalnya, anda mungkin akan semakin benci dengan yoga. Karena anda wajib mengendalikan pikiran & perasaan, tidak mungkin lagi beristri lebih dari satu, apalagi mengawini anak kecil usia 12 tahun. Yoga itu mulia, bagi anda yang mau mengekang hawa nafsunya.semoga kita semua mendapat pencerahan, bukan nafsu untuk membenci orang lain.
sedikit lagi tentang yoga. selain yoga asana, selami juga raja yoga, lihatlah betapa ddi dalam
ajaran dan agama2 lain manusia mendapat jalan untuk mengendalikan tubuh dan fikirannya, sehingga dia dapat mendekat kepada Yang Maha Suci.
Sudahlah, sebaiknya jangan saling menghujat dan menghina.
Mengenai masalah Yoga, menurut saya sepanjang tidak ada hal-hal yang berkaitan dengan mensekutukan Allah dan sepanjang untuk kesehatan tubuh maka insya Allah boleh-boleh saja. Jika untuk alasan kesehatan tubuh maka sama saja dengan gerakan-gerakan lain seperti aerobik, senam, silat, karate dan beladiri lainnya. Segala perbuatan juga tergantung niat. Sebaiknya segala sesuatu perlu diawali dengan menyebut nama Tuhan, menyebut nama Allah SWT, untuk meluruskan niat. Itulah kuncinya. Kalau misalkan Anda ragu, maka seperti sabda Nabi, “tanyalah hati nuranimu”, jika ragu, tidak usah dilakukan saja. Bukankah umat muslim juga mengadopsi gerak-gerak beladiri nusantara, misalnya Pagar Nusa dan Tapak suci.
Wallahu’alam bisshowab
Saya seorang muslim, tapi berfikirnya realistis. karena saya hidup di abad ke 21, jelas jauh berbeda ketika Quran dturunkan nabi, tapi saya punya ceritra untuk dibagi, ketika rumah saya kosong, tinggalkan kekantor, saya pilih anjing untuk menjaganya. Minimal dengan saya punya anjing, kalau ada orang mau maling, ada anjing menggonggong, maling tak jadi. Kemudian ketika arisan, ibu dan bapak dikomplek perumahan, saya dicibir oleh Bpk….saya tahu kelihatannya taat beragam islam, tapi saya tahu juga punya bini simpanan. Bpk..berkata, dikatakan pelihara anjing haram hukumnya. Baru satu kali digitukan saya diam,…sampai beberapa kali kerumah saya, terus dibilang pelihara anjing haram hukumnya. Karena sakeng jengkelnya saya, saya katakan, asal tahu saja anjing saya sudah masuk islam, karena saya sudah berikan makanan halal. Sejak saat itu, saya tidak lagi diceramahi. Oleh karena demikian, ukuran keislaman seseorang yang tahu hanya Allah. Marilah tunjukkan kepada sesama umat manusia, bahwa kita sekarang berfikir dan bertindak dijaman global, berpikir dan berprilaku dijaman global Allah Maha Besar, tentunya Allah Maha Tahu, kalau ada kafir dan lain sebagainya biarkan Allah menghukmnya, jangan kita memprovokasi orang lain, biarkan mereka berpijak pada akidah agamanya masing-masing serta yang beragam islam mampu menyesuaikan dengan tempat, waktu dan keadaan, maka damailah.