Gembok

03Mei08

Sekarang lagi musimnya gembok-menggembok… Setelah celana tukang pijat digembok biar lelaki yang jarang mengurus hidungnya sendiri (kan hidung belang) tidak berkelana menjelajah terlalu jauh masuk ke dalam celana, menyusup dan menelusuri barang-barang keramat milik para pemijat tersebut… Sebuah langkah yang patut diacungi jempol guna mengurangi sekaligus memberantas praktik prostitusi terselubung…. Tapi sebagus apapun cara yang digunakan, menilik pepatah tak ada gading yang tak retak maka pasti ada saja kekurangan dan kelemahan kebijakan yang diambil tersebut…. Dan tidak usah dibahas panjang lebar disini… Semuanya sudah pada tahu….

Nah kali ini kota Jakarta menerapkan satu peraturan baru untuk menggembok ban kendaraan yang parkir bukan pada tempatnya… Hehehehe….

Nah bagaimana menurut anda? Efektifkah cara ini? Atau malah sebaliknya…?



8 Responses to “Gembok”  

  1. 1 gempur

    pertama…. itu bagus…

  2. 2 gempur

    kedua, itu sangat bagus sekali….

  3. 3 gempur

    ketiga,.. butuh sosialisasi dengan keras agar orang indonesia paham aturan dan mau melakukannnya…. gak asal markir dan juga yg terpenting, gak asal beli meobil.. wekekekekeke

    *dasare iri puol*

  4. 4 Ady

    Tergantung mental petugasnya kali Mas… Bisa jadi ladang baru buat cari tambahan penghasilan… hehe tapi mdah2an bisa efektif dan membuat Jakarta lebih rapi..

  5. 5 Anas

    perasaan sama aja dengan gak digembok, pasalnya jakarta tidak memiliki lahan parkir yang luas.. Solusinya, bikin lahan parkir seluas-luasnya, baru terapin aturan itu…

  6. 6 aRuL

    gembok2an bagus itu…. :P

  7. 7 aRuL

    terheran2 pak gempur ternyata bisa pertamax dan hetrikz :P

  8. 8 det

    efektif

Leave a Reply