Materi

Tapi pak menteri… Coba lihat…
Tanpa materi manusia pasti susah dalam hidup dan terkadang tidak bisa berbuat apa-apa selain menuntut pemimpinnya untuk rela melihat dan membantu mengeluarkan mereka dari penderitaan yang mereka tanggung selama ini…. Lihatlah betapa luberan lumpur hitam panas yang menyembur selama setahun lebih itu yang membuat puluhan ribu orang kehilangan segala-galanya, materi, sandang, pangan, papan, bahkan nyawa….
Tanpa materi manusia bisa kehilangan nyawanya… Lihatlah ke Makassar dimana Daeng Basse dan anaknya harus meregang nyawa karena ketiadaan pasokan makanan ke dalam tubuhnya… Akibatnya kelaparan pun harus merenggut kebahagiaannya kala menantikan anak barunya yang masih di kandungan….
Kita, Blogger bisa menjalin kesepakatan tuk melakukan aksi nyata melawan ketidakadilan ini… Mari satukan langkah….. Buktikan bahwa blogger bukan seorang penipu!! Ini adalah tanggung jawab kita bersama sebagai sesama umat manusia…
Jadi pak menteri ya, tolong dikoreksi lagi pernyataan anda tersebut, yang lebih tepat itu adalah hidup manusia tidak lengkap tanpa keadilan….
Filed under: Uncategorized | 28 Comments









Siip … apalagi Mas Anang ada di WP, saya bisa komen puas-puas setelah mereguk idenya.
Tentang … mari kita stulaka langkah dalam perbuatan nyata … kita ayun bersama-sama. Monggo.
heeehhhhh… kemarin khan kesepakatannya gak ngusik2 pemerintah loh mas! hehehehehe.. gak ding, terserah sampean saja.. aku manut
Wih! tak perlu usik mereka. Kita mulai sesuatu yang baru, hehee.
lakukan apa yang paling mungkin dulu… buat apa minta mereka kalo setahun sekemudian-pun juga belum ada tindakan?!
btw ada banner baru nie… pesen ndop bayar berapa nang?
boro-boro mikirin budaya, mau makan aja bingung
mungkin dari perspektif yang lain Nang,
Ya itulah budaya kita… Yaitu ndak ngurus orang lain…
Mungkin budaya yg dimaksud pak menteri adalah “Budaya makan”
Mas Anang mmau tanya … kalo mau memplubmimasikan blog kita gmn caranya … ?
maksudnya, kalo kita masuk google.co.id terus kita cari katab ” aneh ” terus hasilnya blog saya itu keluar hasilnya … gmn cara nya mas
Salah satu cara menentang keputusan blogger sebagai penipu adalah dengan beraksi, bukan hanya berbicara dan introspeksi diri.
ayo bayar zakat…..
Kalau begitu yang bener adalah: bermateri dulu baru berbudaya.
wah bener-bener menggugah tulisannya mas Anang kali ini. Membuktikan bahwa dirinya adalah seorang selebblog sejati!
ya mas Anang, pendapat pak menteri betul kok! kita hidup harus berbudaya, tapi berbudaya tanpa korupsi, budaya adil terhadap sesama, dan lain sebagainya!
jadi ya, sebaiknya pak menteri juga adil yaks!
ass wr wb mas anang ni maman_manis sebenarnya mereka punya kelemahan yang satu dan kelemahan ini adalah yang penting yaitu sisim sekularisme yang ada di hati mereka coba lihat khalifah harun ar-rasyid dia tidak pernah menggunakan lampu lilinnya untuk hal pribadi karena takut kepada Allah nanti dkan dimintai pertanggungjawabannya… tapi trimakasih telah menampilkan tulisan ini pada blog ini moga2 para bloger tetap berjiwa islami.. tidak meninggalkan yang di atas aminnnn…..
ass wr wb mas anang ni maman manis sebenarnya mereka punya kelemahan yang satu dan kelemahan ini adalah yang penting yaitu sisim sekularisme yang ada di hati mereka coba lihat khalifah harun ar-rasyid dia tidak pernah menggunakan lampu lilinnya untuk hal pribadi karena takut kepada Allah nanti dkan dimintai pertanggungjawabannya… tapi trimakasih telah menampilkan tulisan ini pada blog ini moga2 para bloger tetap berjiwa islami.. tidak meninggalkan yang di atas aminnnn…..
Apa sih sing ndak keblinger di negri ini ?
Ga terasa udah setaon tuh lumpur menggenang, mungkin mau digenapin sampe 10 tahun kali yah…
yahhh tapi bener juga kata beliau, mas…meski kita uda punya materi, kalo gak kenal budaya dan gak mendalaminya, rasanya ada yang kurang.
saya sendiri ngerasa gitu… -_-
Assalamualaikum
turut berduka atas matinya nafas kepedulian di negeri ini..
salam berurai air mata…..
ahmad
http://ocehankoe.blogspor.com
mas anang, mungkin maksudnya pak menko ya seperti apa yang dia bilang itu, maksudnya ya, dia bicara atas nama diri sendiri. secara kan dia tajir, jadi ya dia bicara ngerasa tidak punya selera budaya. budaya gotong royong misalnya, atau budaya-budaya lainnya. bener kok mas ucapan pak menko, hehe. rada bodo aja dia, gak ngerti klo orang indonesia gak perlu makan budaya. karena selain krisis pangan, kita juga krisis keadilan. ya to.
regards,
adityasani
http://caymanislands.wordpress.com